JAKARTA, KOMPAS.com - Mengekor pergerakan bursa regional Asia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun dibuka di zona merah, Kamis (23/2/2012) pagi. Pada pukul 9.32 WIB, IHSG terpangkas 0,57 persen ke level 3.972,522.
Rontoknya seluruh sektor saham membenamkan otot indeks. Penurunan tertajam menimpa sektor aneka industri yang melemah 1,45 persen. Disusul, sektor manufaktur dan perkebunan yang masing-masing jatuh 0,70 persen.
Tercatat sudah 64 saham yang terkoreksi, pagi ini. Dan, hanya 20 saham yang berhasil naik, sedangkan 85 saham lainnya belum menunjukkan arah pergerakan.
Saham Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang terpangkas 3,91 persen ke Rp 123, menjadi salah satu saham yang terdepak ke posisi top losers, pagi ini. Kemudian, saham Berau Coal Energy Tbk (BRAU) yang jatuh 3,06 persen ke Rp 475, juga saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang melemah 1,99 persen ke Rp 3.700.
Sedangkan, saham big caps yang yang berhasil menempati posisi top gainers, antara lain, saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang maju 3,13 persen ke Rp 660. Lalu, saham Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang naik 1,95 persen ke Rp 44.350.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo melihat, pagi ini, bursa di kawasan Asia hanya bergerak flat hingga turun, belum ada tanda-tanda terjadinya pembalikan arah.
Namun, dia bilang, tekanan jual yang kemarin muncul pada saham-saham big caps, sebaiknya menjadikan investor waspada. Menurutnya, tekanan jual pada saham big caps itu kemungkinan terjadi sebagai antisipasi terhadap kenaikan BBM subsidi. "Jika tekanan jual masih berlanjut dan IHSG ditutup di bawah support 3.980, berarti tren naik jangka pendek sudah berakhir, dan berubah menjadi tren turun," urai Satrio.
Adapun, untuk pergerakan hari ini, Satrio memprediksi IHSG akan bergerak flat hingga turun pada kisaran 3.980 - 4.025. Jika, support 3.980 gagal bertahan, maka kisaran 3.950 - 3.960 akan menjadi support kedua. (Dupla Kartini/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang