BI Setuju Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Kompas.com - 23/02/2012, 11:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melihat, kebijakan penurunan subsidi untuk harga Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup pas untuk target moneter negara. Kenaikan harga BBM bersubsidi di atas Rp 1.000 akan mendorong pencapaian target inflasi yang dipatok BI maksimal 5,5 persen, terlampaui.

"Kalau harga BBM bergerak Rp 1.000 ke atas, akan berdampak ke inflasi dan bisa di atas 5,5 persen," kata Darmin Nasution, Gubernur BI, usai membuka Seminar Indonesia Economic Policy in a Challenging Global Economy, Kamis (23/2/2012).

Dia menjelaskan, setiap kebijakan memang selalu mengandung manfaat dan biaya. Rencana pembatasan penggunaan BBM bersubsidi yang dulu pernah diwacanakan pemerintah dianggap sudah tidak memungkinkan. "Terus terang, kalau tidak dilakukan kenaikan harga, bukan hanya APBN kesulitan. Neraca pembayaran kita pun kesulitan," lanjut Darmin.

Kesulitan tersebut adalah adanya defisit di pos minyak dan gas (migas). Defisit itu akan memperketat transaksi berjalan di neraca pembayaran. Jika tidak segera direspon, defisit akan membesar. "Salah satu yang bisa dilakukan adalah menaikkan BBM, supaya orang mulai hemat," kata Darmin.

Sekadar mengingatkan, kemarin, (22/2/2012) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan pemerintah bakal menaikkan harga BBM dengan kisaran harga Rp 500 per liter - Rp 1.500 per liter. (Astri Karina Bangun/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau