Kasus pembobolan bank

Malinda Bandingkan Tuntutannya dengan Kasus Korupsi

Kompas.com - 23/02/2012, 14:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam pledoi atau pembelaannya atas tuntutan jaksa, Inong Malinda Dee binti Siswo Wiratmo (49) sempat membandingkan kasusnya dengan kasus korupsi yang marak dilakukan pejabat pemerintahan di Tanah Air. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2012), Malinda membacakan tuntutan yang diajukan kepada seorang pejabat Kementerian ESDM yang dibacanya di Harian Kompas.

"Saya tidak mengetahui apa yang menjadi parameter tuntutan jaksa. Saya pernah membaca di Harian Kompas, terdakwa kasus korupsi Rp 131 miliar di Kementerian ESDM, tuntutannya delapan tahun penjara. Saya semakin tidak mengerti, mungkinkah ada ketentuan yang mengatur bahwa semakin besar kerugian yang timbul atas perkara itu semakin rendah tuntutannya?" sindir Malinda.

Istri siri Andhika Gumilang (23) ini juga mengaku selama 22 tahun bekerja di dunia perbankan, dia sangat paham seluk-beluk dunia finansial dan mengerti akibat dari pelanggaran hukumnya. "Karena itu, kalau saya benar-benar ingin menyalahgunakan dana nasabah, saya tidak akan melibatkan anggota keluarga saya," tutur Malinda yang tampil mengenakan kemeja putih.

Malinda tetap bersikukuh dia tidak melakukan kesalahan. Semua transfer dana yang dilakukannya sudah seizin dan sepengetahuan nasabah yang bersangkutan. Pendapat tersebut, menurut mantan Relationship Manager Citigold, ini sesuai dengan fakta persidangan. Terbukti, dua saksi nasabah yang dihadirkan, yaitu Rohli bin Pateni dan Susetyo Sutadji, tidak pernah mengajukan keberatan terhadap transfer yang dilakukan Malinda.

"Kalau memang ada nasabah yang merasa dirugikan, mungkin mereka tidak akan bertahan puluhan tahun di Citibank Landmark," katanya.

Malinda Dee dituntut JPU dengan hukuman penjara selama 13 tahun, dipotong masa tahanan, plus denda sebesar Rp 10 miliar subsider tujuh bulan kurungan. JPU menilai mantan RM Citibank ini bertanggung jawab atas transfer tanpa izin nasabah sebanyak 117 kali transaksi. Transfer-transfer yang terdiri dari 64 transaksi tersebut dalam nominal rupiah bernilai total Rp 27.369.056.650, dan 53 transaksi dalam nominal dollar AS bernilai total 2.082.427 dollar AS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau