SITUBONDO, KOMPAS.com - Nasib tragis dialami oleh salah seorang kenek truk bernama Sucipto (36), warga Dusun Pahtek, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Betapa tidak, kenek truk Nopol P 8386 E, tewas dengan kondisi mengalami luka sangat mengenaskan di tubuhnya, akibat terjepit bodi truk yang dikemudikan oleh Asjon (31), tetangganya, Kamis (23/2/2012).
Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Tenggir, Kecamatan Panji, tepatnya pada KM 204 arah Surabaya. Itu terjadi setelah truk yang dikemudikan Asjon menabrak gandengan truk Nopol P 8403 UE, yang sedang parkir.
Sucipto tewas dengan luka robek pada kedua paha dan kelopak mata kanannya. Adapun Asjon, dahinya robek.
Kecelakaan bermula ketika truk penuh muatan yang disopiri Asjon itu melaju dari arah barat menuju ke arah timur dengan kecepataan tinggi. Diyakini, dia tidak melihat gandengan truk yang sedang diparkir di sebelah kiri badan jalan.
Karena jarak antara truk yang dikemudikan oleh Asjon sangat dekat dengan gandengan truk yang diparkir, benturan keras tak bisa dihindari. "Insiden tabrakan itu terjadi karena Asjon kurang hati-hati dalam mengemudikan kendaraan truknya," kata Kasat Lantas AKP Yusuf Suryadi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang