Nbl

Muba Hangtuah Belum Terkalahkan

Kompas.com - 24/02/2012, 03:05 WIB

Denpasar, Kompas - Duet Ary Sapto dan Agustinus Dapas Sigar membuat Muba Hangtuah IM Sumsel menjadi tim yang ditakuti dalam lanjutan Flexi NBL Indonesia Seri IV Denpasar. Pada pertandingan hari keenam, Kamis (23/2), Muba memetik kemenangan atas Bimasakti Nikko Steel Malang dengan skor 66-40 dan membuat Muba belum pernah kalah pada seri IV ini.

Agresivitas Ary dan Agustinus ditunjukkan dengan beberapa tusukan ke bawah ring Bimasakti yang cukup terbuka. Selain itu, Ary dan Agustinus juga sering mencuri bola dan menghentikan serangan lawan, lalu mencetak angka melalui serangan balik cepat.

Di sisi lain, pemain Muba disiplin dalam menjaga pertahanan sehingga pemain Bimasakti kesulitan mencetak angka. Sampai akhir paruh pertama, tidak ada pemain Bimasakti yang mencetak lebih dari sembilan angka. Muba unggul dengan skor 38-18 pada akhir kuarter dua.

Kedua tim memperketat pertahanan sehingga permainan jadi menjemukan pada awal kuarter ketiga. Muba hanya menambah 11 poin dan Bimasakti 7 poin.

Bimasakti coba tampil agresif untuk mengatasi ketinggalan. Namun, pertahanan ketat dan disiplin pemain Muba menyulitkan Yanuar Priasmoro dan rekan-rekan mencetak angka. Agustinus menjadi pencetak angka terbanyak dengan 19 poin. Muba akhirnya menang dengan selisih 26 angka dan naik dari urutan keenam ke urutan kelima.

”Kami puas dengan kemenangan keempat berturut-turut ini. Strategi kami memperkuat pertahanan berhasil dijalankan sehingga lawan sulit mencetak angka dan kami sering mendapat kesempatan serangan balik,” kata Apriyadi, Asisten Pelatih Muba.

Tim Garuda Speedy Bandung juga merebut kemenangan keempat setelah mengandaskan tim Stadium Jakarta dengan skor 59-33. Dengan kemenangan ini, Garuda menggeser posisi Dell Aspac Jakarta sebagai peringkat kedua klasemen sementara.

Di paruh pertama, tim Stadium menjaga pertahanannya dengan ketat sehingga membuat pemain Garuda frustrasi. Sebaliknya, bola yang lepas dari para pemain Stadium dapat dioptimalkan menjadi angka bagi tim Garuda oleh Hendru Ramli, Vinton Surawi, dan Indra Budianto. Garuda memimpin paruh pertama dengan 40-12.

Kemenangan pertama

Tim papan bawah Satya Wacana Angsapura Salatiga akhirnya berhasil memetik kemenangan pertama di seri IV ini setelah mengalahkan NSH GMC Riau 76-69.

Pertarungan penghuni dasar klasemen itu berlangsung ketat sejak kuarter pertama. Eko Nasution dan Jerry Lolowang membawa Satya Wacana unggul menembus pertahanan NSH yang longgar. Sebaliknya, Ryan Febriyan mampu membuat NSH memperkecil selisih nilai. (ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau