Obama Tulus Meminta Maaf kepada Presiden

Kompas.com - 24/02/2012, 07:21 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyurati Presiden Afganistan Hamid Karzai, Kamis (23/2). Isinya meminta maaf atas insiden pembakaran kitab suci agama tertentu oleh pasukan AS yang bertugas di salah satu pangkalan militer AS di Afganistan.

Dalam suratnya, Obama menyebutkan, kejadian itu sama sekali bukan sesuatu yang sengaja dilakukan. Dia berjanji menggelar penyelidikan penuh atas insiden tersebut. ”Saya ingin mengekspresikan penyesalan mendalam atas insiden yang dilaporkan telah terjadi. Saya sampaikan kepada Anda dan rakyat Afganistan permintaan maaf yang tulus,” tulis Obama dalam suratnya itu.

”Kesalahan terjadi lantaran kekuranghati-hatian. Saya berani yakinkan sejumlah langkah yang tepat akan diambil untuk menghindari hal serupa sekaligus memastikan mereka bahwa mereka yang salah harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka,” tulis Obama.

Insiden pembakaran terjadi di pangkalan militer AS di Bagram, sebelah utara Kabul, ibu kota negara. Hal itu memicu aksi protes selama tiga hari terakhir. Sedikitnya 12 pengunjuk rasa terbunuh dalam unjuk rasa yang ditujukan ke berbagai fasilitas militer AS di negara itu.

Kekacauan masih terus berlangsung dan memakan korban jiwa. Korban tewas kali ini berasal dari pihak pasukan NATO yang ditempatkan di Afganistan. Dua tentara AS tewas tertembak oleh seorang prajurit militer Afganistan.

Prajurit Afganistan ini bergabung dengan para pengunjuk rasa di depan markas militer AS. Hal itu dibenarkan Kepala Distrik Khogyani di sebelah timur Provinsi Nangarhar, Mohammad Hassan.

Amerika Serikat pernah menghadapi masalah serupa di Irak karena dianggap tidak paham mengenai tradisi yang dianut warga setempat.(AFP/AP/REUTERS/DWA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau