Agar Dorongan Beres-beres Tidak Melelahkan Bumil

Kompas.com - 24/02/2012, 09:02 WIB

KOMPAS.com - Sebagian ibu hamil akan mengalami semacam dorongan kuat untuk bersih-bersih dan membereskan barang di rumah pada saat menjelang kelahiran bayi.  Ada juga yang mulai merasakannya sejak awal kehamilan. Hal ini normal terjadi, karena di dalam diri Anda sedang ada kehidupan baru sehingga Anda ingin mempersiapkan segalanya sebaik-baiknya.

Yang menjadi masalah adalah bila acara beres-beres ini nantinya malah membuat Anda kelelahan dan jatuh sakit. Atau, pikiran jadi terbebani stres sehingga kurang bisa beristirahat tenang. Untuk itu, Ellie Miller dan Melissa Gould, pemilik brand Ellie & Melissa, The Baby Planners, menyarankan Anda melakukan tiga hal berikut:

1. Membuat semacam daftar berisi hal-hal yang ingin dilakukan. Tulislah apa yang Anda butuh dan ingin lakukan sebelum bayi lahir, bahkan jika Anda sudah menyelesaikannya. "Coret daftar tersebut dan pantau perkembangannya. Semakin banyak poin-poin yang dicoret, dampak psikologisnya akan semakin positif," kata Miller.

2. Kerjakan sesuai prioritas. Bagi daftar Anda menjadi apa yang ingin dilakukan dan apa yang harus dilakukan. Dahulukan yang harus, daripada yang diinginkan. Misalnya, alih-alih mewujudkan keinginan merajut sweater untuk bayi, lebih baik berfokus mengecat ulang lemari pakaian bayi yang diwariskan oleh sahabat untuk Anda. "Mulailah dengan hal-hal yang praktikal," saran Gould.

3. Utamakan diri sendiri. Mengingat sebentar lagi Anda akan melalui proses yang melelahkan dan malam-malam kurang istirahat, tidak masalah bila menjelang melahirkan Anda menikmati me-time di salon atau tidur siang. "Anda tidak menyadari betapa besar manfaatnya hingga suatu ketika Anda mendapati diri sendiri begitu sibuk dan lelah, dan sangat ingin beristirahat menikmati waktu luang," kata Gould.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau