Situs Kontrasepsi Pertama di Indonesia Diluncurkan

Kompas.com - 24/02/2012, 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Jumat (24/2/2012) sejumlah lembaga seperti BKKBN, Asia Pacific Council of Contraception (APCOC), Perkumpulan Obestetrik dan Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta PT. Bayer Indonesia secara resmi meluncurkan situs tentang kontrasepsi www.bicarakontrasepsi.com.

Direktur PT Bayer Indonesia Allen Doumit mengatakan bahwa situs jenis ini belum pernah ada di Indonesia sebelumnya dan dimaksudkan untuk mempercepat penyebaran informasi tentang kontrasepsi secara lengkap, akurat dan terpercaya.

"Percepatan penyebaran informasi tentang kontrasepsi di Indonesia saat ini penting untuk segera dilakukan mengingat angka kelahiran, angka kehamila yang tidak diinginkan serta angka kematian ibu saat persalinan masih sangat tinggi," katanya saat acara press conference bertema 'Pentingnya Mempercepat Penyebaran Informasi tentang Kontrasepsi', Jumat, (24/2/2012) di Jakarta.

Allen mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Bayer Health Care pada 2011 melibatkan 9 negara termasuk Indonesia, dengan total responden 1800 orang (200 di antaranya berasal dari Indonesia), menunjukkan, sebesar 30 pesen responden di mendapat informasi yang keliru mengenai kontrasepsi.

Survei juga menunjukkan bahwa sebesar 62 persen masyarakat usia dewasa muda mengaku bahwa mereka mendapat informasi yang salah mengenai kontrasepsi dari teman dan internet.

"Hasil survei menunjukkan bahwa internet merupakan sumber informasi utama yang paling penting bagi responden (53 persen) untuk mengetahui kontrasepsi," ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. dr. Sugiri Syarief mengaku antusias dan mendukung keberadaan situs ini. Sugiri berharap, situs tersebut dapat menjadi solusi yang tepat bagi masyarakat guna mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya mengenai kontrasepsi.

"Dengan kecepatan serta kemampuan menjangkau masyarakat yang luas, www.bicarakontrasepsi.com ini diharapkan dapat membantu menekan laju pertambahan penduduk dan juga mengurangi angka kematian ibu di Indonesia," tegasnya.

Melalui web ini masyarakat disuguhkan beragam informasi yang terdiri dari:

1. Women and contraception (Wanita dan Kontrasepsi): Halaman ini berisi seputar informasi mengenai sistem reproduksi, siklus mentruasi dan proses pembuahan. Selain itu, pada laman ini Anda juga akan memperoleh informasi tentang beragam jenis kontrasepsi mulai dari pengenalan kontrasepsi (sejarah), cara pemakaian, dan penjelasan terkait perbedaan antara kontrasepsi hormonal dan non hormonal.

2. Ruang interaktif: Pada halaman ini Anda dapat bertanya kepada para pakar (dokter spesialis obstetri dan kebidanan) seputar kehamilan dan kontrasepsi atau bahkan Anda juga dapat memberikan sharing pengalaman.

3. Kalender: Halaman ini berisi tentang kalender interaktif untuk melihat perkiraan ovulasi sesuai menstruasi, dan sejumlah acara atau seminar tentang kontrasepsi.

4. Ruang permainan: Berisi tentang fakta atau mitos yang dilengkapi dengan game interaktif dan kuis seputar kontrasepsi

5. Ruang unduh: Berisi daftar rumah sakit, daftar dokter kandungan dan daftar apotek. Anda juga dapat mengunduh konten seperti diari tubuh dan tips untuk mendapatkan kulit cantik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau