DENPASAR, KOMPAS.com - Terpidana mati kasus narkoba asal Australia, Myuran Sukumaran sekitar pukul 17.00 WITA sore, Jumat (24/2/2012), terlihat di tower penjaga Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali. Salah satu anggota Bali Nine ini sebelumnya menolak dipindahkan dari Lapas Kerobokan. Myuran terlihat bersama sejumlah napi asing di tower yang pada kerusuhan Selasa lalu sempat dibakar.
Usai kerusuhan tower ini tak dijaga petugas sehingga napi dengan mudah masuk kesana. Sejumlah jurnalis media Australia pun mencoba menyapa pria bertubuh tinggi besar ini.
Dengan senyum khasnya Myuran yang sudah lancar berbahasa Indonesia ini menyambut hangat dan bersedia menjawab beberapa pertanyaan jurnalis.
"Myuran, apa kabar?" teriak para jurnalis.
"Baik," jawabnya singkat.
"Kenapa tidak mau pindah?" tanya wartawan.
"Bagus disini," jelas Myuran menjawab alasan para napi Australia yang enggan dipindah.
Sekitar satu menit Myuran berada di tower, ia akhirnya turun kembali bersama teman-temannya. Myuran yang selama ini akrab dengan para jurnalis tak lupa melambaikan tangan sebagai ucapan perpisahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang