”Keputusan sidang banding federasi sepak bola (Italia) tak adil karena menerapkan sanksi yang diperuntukkan bagi tindakan- tindakan yang tak kasar,” demikian pernyataan Milan. ”Itu hasil penilaian yang salah.”
Ibrahimovic diskors tiga laga karena menampar muka Salvatore Aronica saat Milan melawan Napoli, 5 Februari lalu. Striker asal Swedia yang langsung diusir akibat tindakan kasarnya itu telah menjalani skors dua laga.
Milan mengajukan banding supaya hukuman Ibrahimovic dikurangi satu laga agar bisa tampil melawan Juventus. Sikap reaktif Milan, yang terkesan aneh mengingat tamparan Ibrahimovic termasuk tindakan kasar dalam permainan sepak bola, memperkuat anggapan tergantungnya mereka kepada striker jangkung itu.
Ibrahimovic sejauh ini memang mesin gol ”Rossoneri”. Ia menyumbang 15 dari 48 gol Milan di Serie A. Ia juga inspirator kemenangan Milan 4-0 atas Arsenal pada 16 besar Liga Champions, pekan lalu.
Padahal, dari dua laga sebelum ini, absennya Ibrahimovic tidak terlalu berdampak. Milan tetap mampu memukul Udinese 2-1 dan Cesena 3-1. Bahkan, statistik musim lalu justru memperlihatkan Milan meraup lebih banyak poin per laga tanpa Ibrahimovic.
Musim ini memang berbeda. Milan memperoleh lebih banyak poin dengan tampilnya Ibrahimovic. Lebih dari sekadar perhitungan statistik, yang membuat Milan agak waswas dengan absennya Ibrahimovic adalah faktor seretnya para striker Milan lainnya menceploskan gol.
Robinho, misalnya, baru mencetak empat gol dari 19 penampilan di liga, Pato baru satu gol dari 10 laga, Stephan El Shaarawy baru dua gol dari 13 laga (tetapi ia banyak dimainkan sebagai pemain cadangan), dan Maxi Lopez satu gol dari empat laga.
”Dengan Ibra, mereka lebih bisa ditebak sekalipun dia sendiri sulit diprediksi,” kata Andrea Barzagli, bek Juventus, mencoba menilai plus-minus Milan
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri diperkirakan menurunkan duet Robinho-Alexandre Pato di ujung tombak.
Laga ini merupakan pertemuan ketiga Milan dan Juventus pada musim ini. Dua laga sebelumnya dimenangi Juventus, 2-0 di Olimpico (Serie A) dan 2-1 di San Siro (semifinal Piala Italia).
Milan memimpin klasemen dengan nilai 50, satu poin di atas Juventus yang menyimpan satu laga sisa. Juventus belum terkalahkan di liga. Pelatih Juventus Antonio Conte sepertinya
Laga ini bakal jadi ”reuni” gelandang Juventus, Andrea Pirlo, dengan bekas klubnya.
”Saya memimpikan menang di Milan lewat dua gol Pirlo,” kata Giuseppe Marotta, Direktur Umum Juventus, kepada Gazzetta dello Sport, Jumat. (AP/REUTERS/AFP/FOOTBALLITALIA/SAM)