Untuk Konser Chrisye, GIGI Kerepotan Susun Repertoar

Kompas.com - 25/02/2012, 11:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Band GIGI akan ikut mengisi Konser Chrisye yang digarap Erwin Gutawa dan Jay Subiakto. Acara yang berlangsung pada 5 April itu akan menjadi konser unik karena "menghadirkan" sosok Chrisye melalui teknologi digital.

Vokalis GIGI, Armand Maulana (40), mengungkapkan, GIGI mendapat jatah dua lagu Chrisye. Tetapi baru satu lagu yang sudah pasti, yaitu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata". Selain Armand, GIGI beranggotakan Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Hendy (drum). "Satu lagu lagi kami masih mendiskusikannya. Saat konser Badai Pasti Berlalu, GIGI berhasil 'menghancurkan' penonton. Nah, Erwin dan Jay memintanya seperti itu," kata Armand.

Permintaan itu, menurut Armand, agak sulit dilakukan karena lagu pertama merupakan lagu religi yang lembut. "Susah juga, awalnya lagu religi kemudian harus ditutup dengan lagu yang agak keras. Makanya, kami berempat masih berdiskusi," ujar Armand.

Keterlibatan GIGI dalam Konser Chrisye menjadi suatu tantangan bagi grup yang sudah berumur 17 tahun ini. "Di Jepang, ada yang namanya vocaloid, bagaimana tokoh komik itu bisa ditampilkan dengan hologram. Saya berpikir, kapan Indonesia bisa seperti itu. Makanya ketika diajak di konser ini, kami senang sekali," ujar Armand semangat. (SIE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau