Konflik di mesuji

Ratusan Polisi Diterjunkan ke Mesuji

Kompas.com - 25/02/2012, 17:04 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Menyusul pembakaran kompleks perkantoran dan mes perkebunan sawit PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) di Mesuji, Kepolisian Daerah Lampung menerjunkan sedikitnya satu kompi pasukan Brimob ke wilayah itu.

Kepala Polda Lampung Brigadir Jendral Pol Jodie Rooseto, saat dihubungi Kompas, Sabtu (25/2/2012) petang ini, mengatakan, satu kompi pasukan Brimob Polda Lampung, ditambah satu kompi pasukan dari Polres Tulang Bawang, langsung diterjunkan ke lokasi untuk meredam situasi.

"Kami paksa personil segera ke lokasi untuk pengamanan, Kondisi terakhir, situasi di sana mulai kondusif," ujar Jodie.

Menurut Jodie, saat kejadian hanya terdapat sekitar 15 polisi dari polsek yang berjaga. Polisi gagal mencegah anarkisme warga, karena terbatasnya personel saat kejadian.

Pengiriman bantuan personel ke lokasi ketika itu juga sulit, mengingat terpencilnya lokasi kerusuhan itu. Jarak lokasi kejadian dari Bandar Lampung,  sekitar 275 kilometer. Mesuji berada di perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau