Wakil Wali Kota Solo Yakin Esemka Lolos Uji Emisi

Kompas.com - 27/02/2012, 14:05 WIB

SERPONG, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, berharap besar, mobil Esemka bisa lolos uji emisi di BTMP Puspitek, Serpong hari ini, Senin (27/2/2012).

"Saya dan rakyat Indonesia sangat berharap bisa lolos uji. Ini kan produk kita sendiri, yang uji orang kita sendiri juga," kata Rudi di Puspitek, Senin (27/2/2012).

Mobil Esemka telah menjalani proses pendinginan selama 6 jam dan mulai diuji di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi sekitar pukul 13.00.

"Nanti kalau sudah selesai kita tunggu dari Dirjen Perhubungan Darat seperti apa. Ya kalo tidak lulus dari mananya? Kita akan lalui sesuai tahapan dan mekanisme yang ada. Nanti kita balik lagi untuk uji emisi," kata Rudi.

Jika lolos uji emisi, Wali Kota Solo Joko Widodo atau Jokowi siap menyediakan infrastruktur. Rudi menjelaskan saat ini permintaan akan mobil Esemka sudah lebih dari 6.000 unit. Order mobil tersebut sudah bisa dilayani apabila sertifikat uji emisi sudah di tangan PT Solo Manufaktur Kreasi.

"Butuh waktu 4 bulan dan kira-kira bulan ke lima sudah bisa kita produksi minimal 100 unit dulu. Hingga nanti tanggal 17 Agustus sudah bisa diluncurkan. Bayangkan Indonesia mampu untuk memproduksi industri mobil," katanya.

Usai uji emisi selesai pada sore nanti, Rudi beserta rombongannya akan pulang ke Solo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau