Widodo: Timnas U-21 Butuh Perbaikan

Kompas.com - 27/02/2012, 15:00 WIB

BRUNEI, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-21, Widodo Cahyono Putro menilai permainan anak asuhnya dalam turnamen Hassanah Bolkiah Trophy di Brunei Darrusalam masih perlu banyak perbaikan. Hal itu ia ungkapkan menanggapi hasil imbang 1-1 melawan Singapura dalam lanjutan kualifikasi Grup A, Minggu (26/2/2012).

Bermain dengan modal kemenangan 2-0 atas Laos pada laga pertama, Indonesia sempat tertinggal lebih dulu lewat gol pemain Singapura, Muhammad Faris bin Ramli pada menit ke-11. Namun, "Garuda Muda" mampu menyamakan kedudukan lewat Nurmufid Fastabiqul Khairot pada menit-menit akhir.

"Melihat perkembangan pertandingan memang inilah hasil maksimal yang bisa dicapai. Walau masih perlu banyak perbaikan tapi kita sudah mengalami progress yang lebih baik di banding match pertama," ujar Widodo melalui pesan singkat kepada wartawan, di Jakarta, Senin (27/2/2012).

Meski demikian, Widodo mengatakan, Andik Vermansyah dan kawan-kawan sudah menunjukan perkembangan positif dalam turnamen tersebut. Menurutnya, dalam pertandingan tersebut, Indonesia terlihat lebih unggul daripada pemain Singapura.

"Kita sudah mengalami progress yang lebih baik di laga pertama dibanding Singapura yang baru menjalankan laga pertama. Anak-anak kita malah lebih unggul secara fisik walau ini adalah laga kedua kita," kata Widodo.

"Tapi walau tim pelatih bangga terhadap semangat juang anak anak, proses evaluasi tetap akan di lakukan," tambahnya kemudian.

Dengan hasil imbang itu, Indonesia saat ini berhasil memuncaki klasemen sementara Grup A dengan koleksi 4 poin dari dua laga, diikuti Myanmar dan Laos dengan tiga poin. Adapun Singapura mengumpulkan satu angka dari satu kali berlaga. Usai laga ini, Indonesia selanjutnya akan melakoni laga melawan Myanmar 28 Februari, dan Filipina 4 Maret.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau