LONDON, KOMPAS.com - Hati-hati menuliskan pesan melalui media sosial, semacam Twitter, terlebih jika Anda figur publik. Striker Manchester United yang kini dipinjamkan ke Queens Park Rangers (QPR), Federico Macheda, didakwa melakukan tindakan tidak pantas lewat komentarnya di Twitter seputar dugaan pernyataan anti-homo (homophobia).
Dakwaan itu diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Senin (27/2/2012) atau Selasa dini hari WIB tadi. Dakwaan serupa juga dijatuhkan pada striker Newcastle United Nile Ranger dan pemain klub League 1 Walsall, Manny Smith. Ketiga pemain itu memiliki waktu untuk menyampaikan pembelaan masing-masing hingga Rabu (29/2/2012) besok pukul 16.00 waktu setempat.
"Nile Ranger (Newcastle United), Manny Smith (Walsall), dan Federico Macheda (Manchester United) yang kini dipinjamkan ke Queens Park Rangers, didakwa melakukan tindakan tidak pantas terkait komentar-komentar mereka di Twitter," demikian pernyataan FA.
"Dakwaannya, yakni para pemain itu melakukan hal yang tidak pantas dan/atau membuat reputasi olahraga tercemar. Diduga, pelanggaran itu termasuk (komentar) yang merujuk pada orientasi seksual seseorang atau beberapa orang."
Pekan lalu, gelandang West Ham United Ravel Morrison juga didakwa menuliskan pernyataan seputar homofobia melalui Twitter. Komentar itu dituangkan Morrison untuk menanggapi "kicauan" pengguna Twitter lainnya. Akibatnya, ia dihukum FA dengan denda sebesar 7.000 poundsterling atau sekitar Rp 101 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang