Pintu Masuk Bali Ditutup Saat Nyepi

Kompas.com - 28/02/2012, 21:56 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com--Semua pintu masuk menuju Pulau Bali pada perayaan Nyepi 23 Maret 2012 ditutup selama 24 jam.

"Penerbangan domestik dan internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandar Udara Ngurah Rai ditiadakan saat Nyepi. Pelabuhan laut ditutup dan terminal seluruh Bali juga ditutup," kata Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali I Ketut Teneng, di Denpasar, Selasa.

Ia menyampaikan, serangkaian menyambut Nyepi tahun Caka 1934, Gubernur Bali juga mengeluarkan surat edaran. Dalam edaran itu disebutkan pelaksanaan Nyepi akan dimulai dari 23 Maret 2012 pukul 06.00 Wita sampai 24 Maret 2012 pukul 06.00 Wita.

"Untuk awak pesawat dan penumpang diharuskan tetap berada di wilayah bandara selama Hari Raya Nyepi. Perkecualian bagi penerbangan lintas, petugas teknis pendaratan, dan pendaratan dalam kondisi darurat termasuk petugas evakuasi medis itu diizinkan," ucapnya.

Teneng menambahkan, kepada para operator biro perjalanan agar dalam memasarkan paket wisata dapat menjelaskan kepada para wisatawan tentang arti dan makna Nyepi sehingga tidak timbul salah penafsiran mengenai hakikat Nyepi itu sendiri.

"Dispensasi secara tradisional yang dikelarkan oleh desa pakraman (desa adat), dan banjar untuk mengangkut orang sakit, melahirkan, atau ’kepancabayan’ (dalam keadaan bahaya) tetap berlaku sesuai tradisi," ujarnya.

Ia mengatakan, bagi instansi pemerintah dan swasta yang mengemban tugas pelayanan pada Nyepi agar menyiapkan petugasnya di tempat tugas sehari sebelum Nyepi pada 22 Maret 2012. "Kami harap, dengan adanya edaran ini dapat dijadikan pedoman dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bali Komang Suarsana menyampaikan, pihaknya juga telah mengirimkan surat kepada semua manejemen stasiun televisi dan radio untuk tidak bersiaran pada saat Nyepi.

"Untuk stasiun televisi nasional agar tidak menyampaikan siarannya ke Bali. Sejauh ini semua sudah memberi tanggapan positif," ucap Suarsana.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau