Motogp

Stoner Tercepat di Uji Coba Sepang

Kompas.com - 29/02/2012, 02:17 WIB

SEPANG, SELASA - Juara dunia MotoGP, Casey Stoner, memantapkan langkah di lintasan Sepang, Malaysia, Selasa (28/2). Pebalap asal Australia ini menjajal tunggangan barunya, Honda 1.000 cc, dan mendominasi hari pertama putaran kedua uji coba pramusim ini.

Sebulan setelah mencapai puncak pada uji coba sebelumnya, juga di Sepang, Stoner kembali ke sirkuit Malaysia untuk menembus kembali menjadi yang tercepat. Dua pekan setelah resmi menjadi seorang ayah, ia muncul dengan memukau, sementara para pebalap lain berjuang dengan lintasan yang licin dan cuaca tropis yang panas.

Stoner pada uji coba kemarin mencatat waktu tercepat 2 menit 1,761 detik satu lap. Ia merasa senang dengan kondisi motor barunya. Energi putaran roda dan daya penariknya lebih kuat daripada sebelumnya.

MotoGP mengganti volume mesin dari 800 cc pada tahun lalu menjadi 1.000 cc tahun ini.

Teman satu tim Stoner asal Spanyol, Dani Pedrosa, finis di tempat kedua kemarin dalam waktu 2 menit 2,005 detik. Di posisi ketiga ada rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, yang finis dalam waktu 2:02,436 menit.

Teman setim Lorenzo, Ben Spies, berada di posisi keempat dengan catatan waktu 2:02,819 menit. Pebalap Ducati asal Amerika Serikat, Nicky Hayden, berada di tempat kelima dengan 2:03,132 menit. Rekan Hayden sesama pebalap Ducati yang juga juara dunia beberapa kali, Valentino Rossi, finis di tempat kedelapan dengan 2:03,245 menit.

Rossi sempat protes soal kondisi lintasan. ”Ini hari yang buruk. Keadaan lintasan sangat licin karena ada balapan mobil pekan lalu,” kata pebalap Italia itu.

Uji coba tiga hari pada pekan ini melengkapi percobaan lintasan pada awal Februari. Tes-tes ini memberi kesempatan kepada para pebalap untuk menyesuaikan diri dengan mesin yang dipakai.

Namun, Stoner mengatakan, kemarin siang, masih ada yang belum beres dengan motornya. Ia berharap bisa mengatasi masalah suara gemeretak. ”Belum ada perubahan dengan masalah suara-suara itu. Hari ini sedikit membuang waktu,” katanya.

Stoner menjadi satu-satunya pebalap yang mampu mencatat waktu kurang dari 2 menit pada uji coba awal Februari lalu. Padahal, punggungnya masih terasa sakit meski telah pulih dari cedera pada balapan terdahulu.

Pedrosa pada uji coba itu bisa mengeset rangka motor dan mengatur mesin. Mesin barunya yang 1.000 cc juga lebih cepat daripada tahun lalu, yang 800 cc.

Uji coba di Sepang usai Kamis (1/3), dilanjutkan tiga hari terakhir di Jerez, Spanyol, 23 Maret. Balapan musim ini dimulai 8 April di Qatar. (AFP/IVV)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau