Demokrat Dukung Gedung Baru KPK

Kompas.com - 29/02/2012, 14:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Demokrat mendukung pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi dan rumah tahanan khusus KPK. Fraksi terbesar ini memandang kebutuhan gedung baru KPK dan rutan merupakan hal yang mendesak.

"Oleh karenanya, kami mendesak dan meminta teman-teman lain Komisi III yang sebelumnya tidak setuju untuk bisa berubah pikiran. Kemudian, merevisi kesepakatan yang sebelumnya menolak pembangunan gedung baru," kata Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Didi Irawadi Syamsudin kepada Kompas.com, Rabu (29/2/2012).

Ia mengatakan, pembangunan gedung baru KPK juga harus didukung infrastruktur dan berbabagi peralatan yang mendukung kinerja lembaga antikorupsi tersebut. Dengan demikian, KPK dapat menjalankan peran dan tugasnya secara lebih optimal.

Tak hanya itu, lanjut dia, Demokrat juga mendukung penambahan sumber daya manusia KPK. Fraksi Demokrat memandang hal ini penting mengingat kasus yang ditangani KPK semakin banyak.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, dalam rapat dengar pendapat antara KPK dan Komisi III DPR, mengatakan, KPK membutuhkan gedung, rutan, dan SDM yang baru. Biaya pembangunan gedung baru KPK diperkirakan mencapai Rp 61 miliar. Terkait rencana ini, Kementerian Keuangan belum mengucurkan dana pembangunan lantaran usulan itu belum disetujui Komisi III.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau