Mencoba Karier Baru di Usia 27?

Kompas.com - 29/02/2012, 15:18 WIB

KOMPAS.com - Apakah usia 27 masih cukup produktif untuk berganti karier? Usia berapakah sebaiknya seorang perempuan sudah menetap di tempat kerjanya? Pertanyaan ini boleh jadi juga muncul dalam benak Anda, lantaran ada dorongan dari dalam diri untuk mencoba kesempatan baru dalam pengembangan diri dan karier.

Donna Turner, Praktisi Sumber Daya Manusia Experd menjelaskan bila Anda memiliki proyeksi jauh ke depan, tidak ada salahnya memperkirakan usia karier aktif sampai dengan 30 atau maksimal 35 tahun. Sebelum akhirnya memutuskan untuk mulai mengurangi ritme kerja sejenak mengurus keluarga.

Namun, setelah lewat usia tersebut, kemungkinannya Anda akan mengalami turbulensi karier, yaitu "kemandekan" karier sampai akhirnya siap fokus berkarier kembali di usia 40 tahun, di mana kondisi rumah tangga, pasangan hidup, juga anak-anak sudah dapat dikelola dengan baik dan lebih matang.

Masih bisa produktifkah perempuan usia 27 untuk berganti karier? Bila dilihat dari siklus kerja, ya. Termasuk jika dilihat dari aspek kesiapan, latar belakang pendidikan, minat area kerja, serta bakat dan keterampilan yang dimiliki. Dengan mempertimbangkan aspek ini, Anda akan lebih mudah melakukan transisi kerja di area kerja baru, dengan tingkat tantangan dinamis dan terkendali.

Misalnya, latar belakang pendidikan Anda adalah komunikasi. Untuk bergeser dari divisi Public Relations (PR) dan Marketing Communication (MarComm), tentunya Anda dapat menelusuri area terkait lain, seperti berkarier di media, lembaga edukasi PR, konsultan PR, bagian PR dan MarComm dari lini bisnis berbeda seperti bekerja sebagai konsultan PR dari tokoh atau institusi tertentu yang kredibel.

Tak kalah penting, perhatikan pula aspek ketertarikan kerja, misalnya bergerak di area artistik (keterampilan inovatif, seni, intuitif, yang memanfaatkan imajinasi dan kreativitas), sosial (memberi informasi, membantu, mencerahkan, membimbing orang lain dengan pemanfaatan kata-kata), enterprising (memengaruhi, mempersuasi, meyakinkan orang lain untuk tujuan organisasi dan tujuan ekonomis). Carilah peluang kerja lain di area ini atau perpaduan ketiganya.

Minta tantangan baru
Anda juga bisa berkonsultasi intens dengan psikolog karier untuk melihat peluang karier baru. Kalkulasi lagi aspek apa yang harus dikejar bila ingin meniti karier baru dari awal.

Alternatif lain, mintalah pada atasan proyek baru yang lebih bergengsi, lebih tinggi dari kapasitas saat ini yang bisa membuat Anda tertantang dan bekerja lebih dinamis lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau