Uji coba resmi motogp 2012

Lorenzo: Kami Semakin Dekat dengan Honda

Kompas.com - 29/02/2012, 22:54 WIB

SEPANG, Kompas.com - Pebalap Spanyol, Jorge Lorenzo, merasa yakin bahwa motor Yamaha baru YZR-M1 mesin 1.000 cc bakal jadi penantang paling serius bagi Honda dan Casey Stoner, pada MotoGP 2012. Pernyataan tersebut dilontarkan setelah melihat hasil uji coba resmi di Sepang, Malaysia, Rabu (29/2/12).

Harus diakui, Honda sangat dominan sepanjang musim 2011, yang menjadi era terakhir mesin 800 cc. Performa Stoner sangat mengagumkan, karena dia meraih 10 kemenangan dan selalu naik podium - kecuali balapan di Jerez karena kecelakaan bersama Valentino Rossi - dalam perjalanannya merengkuh gelar juara dunia, serta ikut membawa Honda kembali menjuarai kelas premier sejak 2006.

Namun, Lorenzo yang merupakan juara dunia 2010 ini cukup optimistis dengan perkembangan Yamaha. Dia menilai saat ini Yamaha sudah bisa bersaing ketat dengan Honda baru RC213V, dibandingkan dengan pada musim lalu.

"Kami sudah lebih dekat dibandingkan tahun lalu, tetapi saya tidak tahu jika ini sudah cukup untuk bertarung dengan mereka," ujar Lorenzo kepada MCN, Rabu malam.

"Kami akan berusaha untuk semakin meningkatkan motor karena kami tahu bahwa Dani (Pedrosa) dan Casey akan sangat cepat."

Pada hari kedua uji coba di Sepang ini, Lorenzo mencoba sistem elektronik baru dan motor YZR-M1 baru dengan spesifikasi mesin berbeda. Besok, yang merupakan hari terakhir tes resmi ini, Lorenzo akan mengevaluasi rangka baru.

Dalam tes yang sempat terhenti akibat hujan deras dari pukul 12.00 - 15.30 ini, Lorenzo berada di peringkat kedua dengan catatan waktu terbaik 2 menit 01,293 detik. Mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc tersebut hanya terpaut 0,008 detik dari rekan setimnya, Ben Spies.

Menurutnya, koneksi kopling pada hari ini sudah jauh lebih baik dan itu memudahkannya ketika masuk tikungan. Dengan demikian, dia bisa lebih cepat 0,1 detik dibandingkan dengan kemarin.

"Saya sangat menyukainya. Ini membuat lebih mudah ketika masuk tikungan. Saya merasa memiliki lebih banyak grip dengan ban belakang, dan saya lebih percaya diri. Kemarin, koneksinya tidak terlalu konsisten. Kamu juga kurang wheelie."

Pada hari kedua uji coba resmi ini, empat pebalap Honda absen karena mesin mereka sedang bermasalah. Ini diketahui ketika Pedrosa mengalami gangguan mesin pada akhir uji coba kemarin, sehingga Honda memutuskan untuk melakukan pengujian lebih lanjut hingga Rabu siang. Ketika mesin yang didatangkan dari Jepang tiba di Sepang, hujan mengguyur trek sehingga mesin baru tersebut tidak bisa diujicoba.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau