Motogp

Tim Honda Absen, Tim Yamaha Dominan

Kompas.com - 01/03/2012, 05:43 WIB

Sepang, Rabu - Ketidakhadiran dua pebalap tim Repsol Honda membuat duo pebalap tim Yamaha, Ben Spies dan Jorge Lorenzo, langsung mendominasi hari kedua tes pra-musim MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (29/2). Spies menjadi pebalap tercepat, diikuti oleh Lorenzo di urutan kedua.

Juru bicara tim Repsol Honda mengatakan, timnya absen di tes pra-musim hari kedua karena mesin sepeda motor RC213V yang dikendarai Dani Pedrosa rusak. Mesin itu dikirim ke Jepang untuk dianalisis penyebabnya.

”Hasil analisis mesin dari Jepang cukup positif. Namun, hasil analisis itu datang setelah makan siang. Pada saat yang sama, Sirkuit Sepang diguyur hujan deras sehingga kami memutuskan untuk tidak mengikuti tes pramusim di hari kedua ini,” kata juru bicara tim Honda Repsol.

Dani Pedrosa dan Casey Stoner dipastikan akan kembali menguji motor mereka di hari terakhir, Kamis (1/3). Selasa lalu, Stoner menjadi pebalap tercepat dan Pedrosa berada di posisi kedua.

Absennya dua pebalap Honda membuat Spies dan Lorenzo tak mendapat pesaing yang cukup tangguh. Spies langsung menjadi pebalap tercepat dengan mencatat waktu 2 menit 1,285 detik. Catatan waktu itu lebih cepat 0,476 detik dibandingkan catatan waktu Stoner saat menjadi yang tercepat pada Selasa lalu.

Namun, jika dibandingkan dengan catatan waktu Stoner pada hari terakhir tes pra-musim pertama di Sirkuit Sepang, Kamis (2/2), catatan waktu Spies kali ini masih lebih lambat 1,978 detik.

Daya lekat ban

Spies harus bersaing ketat dengan Lorenzo dari awal sampai akhir hari kedua. Lorenzo akhirnya harus mengakui keunggulan Spies dengan selisih 0,008 detik.

”Kami harus meningkatkan daya lekat ban saat masuk ke tikungan. Pengembangan mesinnya dan modifikasi chassis sudah cukup bagus dan membuat kami mampu memperkecil selisih waktu dengan tim Honda,” kata Lorenzo.

Duo pebalap tim Monster Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, melengkapi dominasi tim Yamaha di hari kedua. Dovizioso berada di urutan ketiga dengan selisih waktu 0,237 detik dari Spies. Crutchlow berada di urutan keempat yang terpaut 0,41 detik dari Spies.

Nicky Hayden memberi harapan bagi tim Ducati setelah menempati urutan kelima. Hector Barbera dari tim Pramac Ducati mengalami kecelakaan di awal turunnya hujan. Namun, Barbera melesat cepat dan menempati urutan keenam.

Valentino Rossi sempat memutuskan untuk tidak mencoba sepeda motornya saat Sirkuit Sepang diguyur hujan deras. Rossi khawatir sirkuit yang basah dapat merusak sepeda motornya yang sudah mengalami berbagai perbaikan. Rossi akhirnya menempati urutan ketujuh.

Pebalap penguji coba tim Ducati, Franco Battaini, menempati urutan kedelapan. Disusul oleh Colin Edwards dari tim Forward Suter di urutan kesembilan.

Dua pebalap tim Avintia, Ivan Silva dan Yonny Hernandez, masih berada di urutan buncit, masing-masing di urutan ke-10 dan ke-11. Karel Abraham dari tim Cardion AB absen di tes hari kedua setelah sakit pada bahu dan punggungnya kambuh.

(AFP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau