Gas untuk Transportasi Darat Sangat Minim

Kompas.com - 01/03/2012, 14:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Mobil Penelitian Gas Universitas Gajah Mada, Jayan Sentanuhady, mengatakan produksi gas alam di Indonesia memang sangat besar, tapi alokasi untuk transportasi darat masih sangat minim. "Di satu sisi, produksi gas alam di Indonesia juga sangat besar. Akan tetapi sebagian besar dari gas alam di Indonesia sudah dialokasikan untuk pupuk, industri dan kepentingan ekspor," ujar Jayan, dalam diskusi terkait energi, di Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Kondisi alokasi yang minim bagi transportasi darat menjadi hal yang patut diperhatikan seiring dengan rencana diversifikasi energi untuk bahan bakar kendaraan. Ia menilai program konversi dari BBM ke bahan bakar gas (BBG) yang dijadwalkan berlaku pada 1 April mendatang adalah hal yang sangat baik.

Namun, kata Jayan, perlu kajian lebih lanjut mengenai isu keselamatan gas, jaminan pasokan gas dan kesiapan infrastruktur demi hasil yang optimal. "Pemerintah juga harus memprioritaskan pengalokasian gas domestik untuk kepastian pasokan BBG dan dengan demikian akan mendukung kepastian investasi infrastruktur," tambah Jayan.

Ia mengatakan, untuk jangka menengah, pemerintah perlu mengatur kembali kontrak cadangan gas untuk ekspor, serta mengatur lapangan gas berskala kecil yang belum dikembangkan. Pemerintah juga harus memastikan jaminan pasokan BBG di setiap SPBG, pemerataan pembangunan SPBG serta penyediaan alat konversi bagi mobil pribadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau