Demokrasi

Sanksi Kanada Perbarui Myanmar

Kompas.com - 01/03/2012, 17:01 WIB

KOMPAS.com - Kanada ikut berpartisipasi memberikan sanksi ekonomi kepada Myanmar. Alhasil, upaya itu justru memperbarui demokratisasi di Myanmar.  "Kanada telah sangat membantu kami berkaitan dengan gerakan demokrasi," kata pemimpin prodemokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dalam pidato melalui jaringan video kepada Universitas Carleton pada Rabu, kata pers Kanada.

Seturut warta AFP, Suu Kyi menambahkan  para pemimpin sipil baru Myanmar menanggapi tekanan ekonomi dari Kanada dan negara-negara Barat lainnya dengan menyetujui reformasi lebih lanjut.
   
Kendati begitu, Suu Kyi mendesak para pendukung reformasi untuk tetap waspada karena negara yang sebelumnya dikenal sebagai Burma itu melakukan negosiasi transisi dramatis setelah berakhirnya hampir setengah abad kekuasaan militer langsung tahun lalu. "Cara di mana Anda dapat terus membantu kami adalah menjaga kesadaran Anda mengenai apa yang terjadi di Burma," kata Suu Kyi, simbol protes damai demokratis internasional setelah bertahun-tahun dikenakan tahanan rumah.
   
"Jangan terlalu optimis. Jangan terlalu pesimis. Cobalah untuk melihat hal-hal itu pada saat mereka mencoba untuk menjaga kontak dengan rakyat biasa Myanmar," imbuh Suu Kyi.
   
Suu Kyi, yang partainya memboikot pemilu 2010 karena berpendapat aturan itu tidak adil, mencalonkan diri untuk perebutan kursi di parlemen untuk pertama kalinya.
   
Pemungutan suara dalam pemilu 2010, yang menyapu sekutu politik tentara yang berkuasa, dirusak oleh keluhan-keluhan meluas mengenai kecurangan dan intimidasi.
   
Pihak oposisi tidak dapat mengancam mayoritas partai yang berkuasa. Jika itu terjadi, oposisi membutuhkan semua 48 kursi yang tersedia dalam pemilihan-sela yang akan diselenggarakan pada 1 April. Kendati begitu, kemenangan Suu Kyi akan menjadi legitimasi bagi parlemen yang belum berpengalaman di negara itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau