Gejolak di freeport

Pekerja dan Manajemen Matangkan Kesepakatan

Kompas.com - 01/03/2012, 21:39 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com — Perwakilan pekerja dan manajemen PT Freeport Indonesia terus berupaya mematangkan kesepakatan di antara mereka untuk memulihkan kembali kondisi kerja perusahaan tersebut.

Ketika dihubungi dari Jayapura, Kamis (1/3/2012), Ketua Bidang Humas SPSI PT Freeport Indonesia Derek Mote berharap dalam satu atau dua hari mendatang aktivitas kerja di area operasi PT Freeport Indonesia dapat pulih kembali.

”Mulai Jumat atau Sabtu ini, pekerja kembali naik ke area kerja dan operasi kembali normal,” kata Derek Mote.

Ia mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, perwakilan pekerja dan manajemen terus bertemu untuk membahas perjanjian bersama.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Freeport Indonesia menghentikan sementara operasional tambang mereka sejak Kamis pekan lalu. Penghentian itu disebabkan perselisihan antara karyawan yang sebelumnya ikut dalam mogok kerja dan karyawan lain yang tidak ikut mogok.

Juru bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani Sirait, ketika dihubungi saat itu mengatakan, pihak perusahaan itu terus bekerja sama dengan pimpinan serikat pekerja dan pejabat pemerintah untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kembalinya karyawan ke tempat kerja. Namun, ia belum dapat memastikan kapan operasional tambang akan aktif kembali.

Pada paruh akhir tahun lalu, sekitar 7.000 karyawan PT Freeport Indonesia mogok kerja. Saat itu mereka menuntut perbaikan kesejahteraan yang disesuaikan dengan kemampuan dan kontribusi perusahaan tersebut pada Freeport McMoran, induk perusahaan itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau