LONDON, KOMPAS.com — Mantan agen Fernando Torres, Antonio Sanz, menilai Chelsea menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas mandulnya striker asal Spanyol tersebut. Menurutnya, Chelsea tak membantu sang pemain untuk bisa menemukan performa terbaiknya.
Sejak dibeli dari Liverpool pada Januari tahun lalu dengan harga 50 juta poundsterling (sekitar Rp 721 miliar), Torres baru melesakkan lima gol dari 48 pertandingan. Catatan buruk inilah yang membuatnya harus kehilangan tempat di skuad timnas Spanyol sementara waktu.
"Benar bahwa statistik Torres tidak bagus, dan itu alasan kenapa dia tak bersama Spanyol untuk laga melawan Venezuela. Namun, saya tidak berpikir Torres punya masalah. Ini hanya karena Chelsea tak membantu Torres kembali ke performa terbaiknya," ujar Sanz kepada Daily Mail.
"Menurut beberapa pemain Chelsea, ada atmosfer yang buruk di ruang ganti," lanjutnya.
Selain berbicara soal Torres, Sanz juga mengomentari nasib Manajer Andre Villas-Boas. Pria yang juga berprofesi sebagai penulis itu menilai Villas-Boas tak akan lama lagi di Chelsea.
"Villas-Boas tidak memenuhi harapan Chelsea, dan dia sangat takut karena dia sudah sangat dekat dengan pemecatan," tutur Sanz.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang