Bonobo, Monyet Paling Erotis

Kompas.com - 02/03/2012, 16:11 WIB

ATLANTA, KOMPAS.com — Bonobo (Pan paniscus) mungkin salah satu jenis monyet yang paling erotis. Monyet ini memiliki perilaku seksual yang kompleks tidak sekadar untuk reproduksi, tetapi juga kebutuhan sosial lainnya. Mereka secara berkala menjalin kontak seksual baik dengan lawan jenis maupun jenis kelamin yang sama.

"Seks digunakan untuk mengurangi stres dan kompetisi, membangun kerja sama, mengekspresikan dan menguji hubungan sosial, menyelesaikan konflik, serta menghibur individu yang mengalami kesulitan," kata Zanna Clay dari Emory University di Atlanta, AS.

Clay melakukan penelitian di suaka margasatwa Lola Ya Bonobo di Kongo untuk mendalami soal komunikasi dan seksualitas Bonobo. Hasil penelitiannya yang dipublikasikan di jurnal Scientific Report menyatakan bahwa betina menghasilkan panggilan yang khas ketika akan melakukan kontak seksual dengan sesama jenis.

Seks sesama jenis pada Bonobo betina tidak bertujuan untuk seks itu sendiri, tetapi juga terkait upaya untuk memperoleh status dalam kelompok.

"Melalui vokalisasi, betina hanya berusaha menawarkan dirinya untuk menjalin kontak seksual dengan individu penting dalam kelompok. Ini semua adalah soal menaikkan status sosial Bonobo betina," terang Clay seperti dikutip BBC, Kamis (1/3/2012).

Clay dan timnya menemukan bahwa panggilan biasanya dihasilkan oleh betina yang memiliki derajat lebih rendah. Panggilan akan semakin sering dilakukan bila terdapat betina yang dominan, disebut alpha female. Peneliti menuturkan, panggilan dihasilkan betina berhubungan strategi reproduksi.

Tak seperti pada simpanse, populasi Bonobo tidak didominasi jantan. Interaksi seksual membangun kebersamaan antarbetina dalam populasi. Pada dasarnya, kebersamaan inilah yang menjadi kunci dalam hubungan Bonobo.

Pada Bonobo jantan, kontak seksual sejenis juga terjadi. Setelah berkonflik, jantan saling menyentuh alat kelamin untuk meredakan ketegangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau