AS: Masalah yang Dihadapi ASEAN Tak Mengenal Batas Negara

Kompas.com - 05/03/2012, 15:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Duta Besar AS untuk ASEAN David Carden mengatakan, berbagai masalah terkini yang dihadapi negara anggota ASEAN tidak mengenal batas-batas negara dan butuh respons dan tindakan bersama untuk mengatasinya.

Carden mengatakan itu dalam diskusi panel dengan tema "ASEAN-US Relations: What Are The Talking Points?" di pusat kebudayaan AS @america di Mal Pacific Place, Jakarta, Senin (5/3/2012) saat ini.

Menurut Carden, berbagai masalah, seperti perubahan iklim, perdagangan manusia, pencurian ilegal, dan masalah ekonomi, dewasa ini sudah bukan lagi problem yang menjadi masalah spesifik negara tertentu, tetapi bersifat lintas batas.

Itu sebabnya AS mendukung dan siap bekerja bersama dengan negara-negara ASEAN untuk menangani dan menyelesaikan masalah itu bersama-sama.

Carden secara pribadi menekankan pentingnya ASEAN melangkah bersama itu dengan berkeras mencetak peta negara-negara ASEAN di balik kartu namanya tanpa gambar batas negara. "Saya sampai harus bolak-balik ke percetakan untuk menghilangkan gambar batas negara itu," ungkap Carden. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau