Allegri: Arsenal Harus Beli Pemain Bintang

Kompas.com - 05/03/2012, 19:57 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri menilai, Arsenal harus membeli pemain bintang untuk memperkuat skuadnya dalam sejumlah pertandingan besar di Eropa. Jika tak melakukan hal tersebut, Allegri menilai, Arsenal sulit untuk meraih gelar di Eropa.

Pernyataan ini diungkapkan pelatih berusia 44 tahun itu menjelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara AC Milan melawan Arsenal, Rabu (7/3/2012). Dalam leg pertama di San Siro, Milan mampu mengalahkan "The Gunners" dengan skor telak 4-0.

"Bagi saya, cukup sulit untuk memenangkan gelar Liga Champions tanpa mempunyai pemain bintang. Anda tidak akan pernah melakukan hal itu tanpa pemain tersebut. Ini berlaku untuk Arsenal, Milan, atau tim besa lainnya," ujar Allegri seperti dilansir The Sun.

Semenjak berlabuh di Milan musim lalu, Allegri memang mendatangkan sejumlah pemain bintang, seperti Zlatan Ibrahimovic, Kevin-Prince Boateng, dan Antonio Cassano. Ketiga pemain itu pun sukses membawa Milan meraih Scudetto musim lalu.

"Saya mempunyai tim yang kuat, tetapi keberadaan tiga pemain hebat itu, memberikan pengalaman, karakter, kemampuan teknis, dan kepemimpinan. Anda harus punya seorang pemimpin dalam tim," kata Allegri.

"Di Milan, pemimpin pemain dalam tim adalah Zlatan Ibrahimovic, yang hampir mirip dengan Gattusso, Mark van Bommel, atau Thiago Silva," katanya lagi.

Lebih lanjut,  Allegri menilai, tidak tepat jika sejumlah pihak mengkritik pelatih Arsenal Arsene Wenger terkait kekalahan 0-4 di Liga Champions. Menurutnya, jika Arsenal ingin sukses meraih gelar di Eropa, manajemen klub harus merubah kebijakan pembelian pemain bintangnya.

"Tidak fair jika Wenger yang jadi sasaran kritik. Karena setiap tahun Arsenal selalu menjual satu atau pemain bintangnya, namun mereka bisa tetap finis di urutan empat besar," tutur Allegri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau