Pilkada aceh

Polda Minta Pilkada Kedepankan Kampanye Tertutup

Kompas.com - 06/03/2012, 20:12 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Aceh meminta Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, untuk mengurangi pelaksanaan kampanye terbuka berupa pengerahan massa. Dengan kondisi Aceh saat ini, kampanye terbuka rawan sekali menimbulkan gesekan atau kerusuhan.

"Kepala Polda Aceh sudah mengirimkan surat permintaan kepada KIP mengenai masalah ini. Ini semacam imbauan aja kepada KIP berdasarkan prediksi-prediksi yang banyak berkembang sekarang," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Komisaris Besar Gustav Leo, di Banda Aceh, Selasa (6/3/2012).

Pemilihan kepala daerah di Aceh, untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, serta 17 bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, akan digelar 9 April 2012 mendatang. Masa kampanye akan dimulai 22 Maret.

Model kampanye tertutup di ruangan, dapat menjadi alternatif pilihan untuk masa kampanye pemilihan kepala daerah di Aceh. Kampanye tertutup atau dialogis tak terlalu berisiko menimbulkan gangguan keamanan antarmassa.

"Bagaimana kalau kampanye dilaksanakan di Banda Aceh, tapi massa pengikut berdatangan dari daerah-daerah. Di tengah jalan bagaimana kalau terjadi bentrokan dengan massa kandidat lainnya. Ini harus diantisipasi bersama," kata Gustav.

Terlebih, lanjut Gusrav, selama ini ada beberapa kali kegiatan politik di Banda Aceh yang mendatangkan massa berjumlah ribuan dari wilayah lain. Bila hal itu terjadi saat kampanye, akan sangat berisiko terjadi bentrokan.

Menurut dia, saat ini ada kelompok tertentu yang sengaja ingin membuat Aceh tidak aman. Mereka mengitimidasi, meneror, dan melakukan tindak kekerasan menjelang pelaksanaan Pilkada Aceh.

"Karena itu, kami mengimbau agar para kandidat dan tim sukses mengedepankan aspek moral dan perdamaian. Jika ada masyarakat yang mengetahui ada tindak intimidasi atau teror, silakan melapor ke kepolisian," ujarnya.

"Jika KIP Aceh tetap membuat kampanye terbuka, Polda Aceh tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban pilkada. Itu sudah tugas kami," tambah Gustav.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau