NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah West Texas Intermediate turun ke posisi terendah dalam dua minggu, Selasa (6/3/2012) waktu New York atau Rabu pagi WIB. Turunnya harga karena Uni Eropa (UE) menawarkan untuk memulai negosiasi kembali dengan Iran terkait proyek nuklirnya. Langkah ini mengurangi potensi perang di Timur Tengah yang merupakan sumber dari 30 persen minyak mentah dunia.
Harga minyak WTI untuk pengantaran April merosot 2,02 dollar AS menjadi 104,70 dollar AS per barrel di Nymex. Ini harga terendah sejak 17 Februari 2012. Sedangkan, minyak Brent untuk penetapan April juga turun 1,82 dollar AS, atau 1,5 persen, menjadi 121,98 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London. "(Harga) minyak mentah melemah sebelumnya karena kekhawatiran ekonomi tetapi tetap terangkat lebih baik dari komoditas lainnya," ujar Phil Flynn, analis PFGBest, di Chicago.
Phil pun bilang, harga minyak melanjutkan penurunannya ketika ada pengumuman bahwa UE siap bernegosiasi dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Catherine Ashton, mengeluarkan pernyataan atas nama China, Perancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat mendesak utusan nuklir Iran bertemu untuk bisa menghasilkan kesepakatan. Pernyataan Catherine ini dilontarkan setelah Presiden AS, Barack Obama, berkata akan memberikan lebih banyak waktu kepada diplomasi dan sanksi dalam menyelesaikan masalah dengan Iran.
Padahal sebelumnya, UE telah menyetujui untuk menghentikan pembelian minyak dari negara pengekspor minyak terbesar kedua di antara anggota OPEC ini per 1 Juli 2012. Ini sebagai bentuk sanksi UE kepada Iran karena diduga negara ini punya proyek senjata nuklir. Karena rencana hukuman ini, Iran pun sempat menghentikan suplai minyak ke Perancis dan Inggris. Turunnya harga komoditas, termasuk minyak mentah, juga didorong oleh kontraksi ekonomi di zona euro. Harga komoditas juga turun karena ada kekhawatiran kesepakatan swap Yunani akan gagal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang