JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat optimistis lima isu krusial dalam pembahasan RUU perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD akan menemui kesepakatan melalui mekanisme lobi antarpimpinan fraksi.
"Saya yakin akan ada jalan keluar dari masalah ini. Saya optimistis sebelum penutupan sidang ini (RUU Pemilu) sudah selesai," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (7/3/2012), seusai menerima laporan dari pimpinan Pansus RUU Pemilu.
Priyo mengatakan, dalam rapat konsultasi itu, pimpinan Pansus menyerahkan lima isu krusial kepada pimpinan DPR lantaran pembahasan isu itu tidak menemukan titik temu. Pimpinan DPR diminta memfasilitasi penyelesaian masalah itu.
Lima isu krusial itu, kata Priyo, yakni sistem pemilu, ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, alokasi kursi daerah pemilihan (dapil), metode penghitungan suara.
"Juga masalah berkaitan dengan pembiayaan kampanye, apakah perlu dilaporkan. Belanja partai apa harus dibatasi atau cukup sumbangan-sumbangan yang dibatasi seperti pemilu sebelumnya," jelas Priyo.
Priyo menambahkan, pihaknya akan mengundang pimpinan Pansus dan pimpinan fraksi untuk membahas isu itu pekan depan. "Ini lah masalah-masalah yang akan kita lobi," pungkas politisi Partai Golkar itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang