Alex Noerdin: Lagi Gak Ada Duit!

Kompas.com - 08/03/2012, 19:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin optimistis maju dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang berlangsung tahun ini. Saat ditanya soal dana yang disiapkannya untuk maju, Alex enggan mengungkapkan. "Lagi gak ada duit," ujar Alex seraya tersenyum di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Alex usai diperiksa KPK terkait penyelidikan pengadaan proyek wisma atlet SEA Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan. Menurut Alex, dirinya lega telah menjalani pemeriksaan KPK sehingga dapat mengklarifikasi tuduhan-tuduhan atas dirinya. Alex disebut meminta commitment fee 2,5 persen dari nilai proyek wisma atlet SEA Games Rp 191 miliar terkait pemenangan PT Duta Graha Indah sebagai rekanan.

Dia juga menolak kalau pemeriksaan KPK kali ini dikait-kaitkan dengan kampanye hitam pihak calon gubernur DKI lain. "Gak juga, malah saya senang, saya lega, jangan dikait-kaitkan lagi, sudah selesai," ucap Alex.

Mantan Bupati Musi Banyuasin, Palembang, ini juga mengaku mendapat restu dari warga Palembang untuk memperebutkan kursi DKI 1 tahun ini. Saat ditanya soal siapa calon wakil gubernur yang akan mendampinginya, Alex mengatakan hal itu akan diputuskan nanti. Termasuk, rencana untuk memasangkan Alex dengan Haji Lulung. "(Haji Lulung) baik, tapi nanti keputusan siapa wakilnya itu dibicarakan nanti, yang penting menang," ujarnya.

Selama ini Alex menunjukkan kepercayaan diri untuk maju dalam Pilkada DKI tahun ini. Alex menyatakan, dia calon yang layak lantaran berpengalaman mengelola pemerintahan bertahun-tahun sebagai Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Banyuasin.

Ketika ditanya pengetahuannya soal Jakarta, Alex menjawab, "Lihat dulu, jadi pemimpin itu gampang, milih pemimpin lihat presentasi dia selama ini, janji dia selama ini," ujar Alex.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau