Nono Sampono: Tidak Akan Ada Dua Matahari

Kompas.com - 09/03/2012, 07:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah didapuk oleh Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Damai Sejahtera (PDS) sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Nono Sampono menyatakan siap akan membantu dan mendukung Alex Noerdin dalam memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan.

"Saya tidak ingin ada matahari dua. Jadi yang saya lakukan di sini adalah membantu dan membangun Bang Alex," kata Nono saat jumpa pers di Asean Room, Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Ia juga mengungkapkan bahwa melihat visi dan misi yang diusung oleh ketiga partai ini untuk menuju ke Jakarta yang lebih baik tidak jauh berbeda dengan yang ada di benaknya. Untuk itu, ia merasa tidak keberatan saat mendapat tawaran menjadi tandem Alex Noerdin dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, juga menjelaskan bahwa awal mula sosok Nono Sampono yang merupakan mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden mau bergabung lebih karena niatnya untuk kepentingan rakyat banyak khususnya warga Jakarta. "Kami kan berbicara tentang kepentingan rakyat makanya Pak Nono berhasil kami bujuk. Dan alhamdulillah setuju juga," jelas Ical, sapaan Aburizal Bakrie.

Ia mengungkapkan bahwa sebagai pemegang bintang tiga dan mantan Komandan Paspamres, sosok Nono cukup dikenal tegas dan memiliki kinerja yang apik. Karena itu, ia tidak ragu untuk memasangkannya dengan calon Gubernur DKI Jakarta Alex Noerdin.

"Kami membutuhkan orang yang bisa bekerja dengan baik. Dan saya yakin mereka akan bekerja sama dengan baik," ujarnya. "Yah mau janji seperti apa, kalau masalah tidak cocok, mau pecah ya pecah aja. Tapi mudah-mudahan tidak pecah," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau