Para Janda Osama Mulai Diproses Hukum

Kompas.com - 09/03/2012, 15:56 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pihak berwenang Pakistan memulai proses hukum terhadap para janda  mantan pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, terkait tuduhan memasuki Pakistan secara ilegal dan pemalsuan. Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik, mengatakan hal kepada wartawan, Kamis (8/3/2012). Para janda itu berada di tahanan pihak berwenang Pakistan, kata Malik.

Tahun lalu, Pakistan mengatakan kepada para pejabat AS bahwa tiga istri Osama, yang terbunuh di Pakistan oleh pasukan khusus AS pada Mei tahun lalu, tinggal di negara itu. Malik mengatakan, dua janda Osama ditahan. Status janda ketiga, yang menurut laporan pihak berwenang tahun lalu juga berada di Pakistan, belum jelas hingga Kamis.

"Mereka masuk ke Pakistan secara ilegal," kata Malik. "Mereka juga tidak memberitahu pihak berwenang bahwa mereka tinggal di sini. Dan ada banyak kejadian lain seperti penipuan dan pemalsuan yang telah dilakukan," kata Malik kepada wartawan.

Para janda telah dihadirkan di pengadilan dan sekarang dalam tahanan, kata menteri itu. "Yang terpenting adalah bahwa para perempuan itu telah ditangani dengan cara yang tepat. Mereka telah ditahan di sebuah rumah yang layak yang telah dinyatakan sebagai penjara," kata Malik.

Badan Investigasi Federal Pakistan memulai proses terhadap para janda empat hari lalu. "Mereka dapat memiliki pengacara sendiri, dan mereka akan punya kebebasan penuh untuk membela diri di pengadilan," kata Malik.

Anak-anak dari para janda tidak ikut diproses dan bebas untuk hidup negara Pakistan, kata Malik. "Tidak ada kasus yang terkait anak-anak itu. Hanya anggota keluarga yang dewasa, yang tahu hukum dan yang bersekongkol dengan Osama, yang punya kasus," kata Malik.

"Sebuah rumah dengan lima kamar tidur telah diberikan kepada mereka, sehingga anak-anak itu merasa mereka berada di rumah mereka sendiri dan telah diberikan berbagai fasilitas, makanan dan tempat tinggal, seakan-akan itu rumah mereka sendiri," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau