JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 Anak Buah Kapal (ABK) KM Bandar yang tenggelam di perairan Takong Hiu, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Jumat (9/3/2012), berhasil diselamatkan Pangkalan Angkatan Laut.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Armada Barat Letkol (Kh) Agus Cahyono di Jakarta, menjelaskan, KM Bandar berbendera Indonesia dan dimilki oleh Libersius Saragih, S, yang memiliki bobot 158 GT itu tenggelam dalam pelayaran dari Tanjung Pinang menuju Dumai.
"Pada posisi 01º 14' 30" LU - 103º 08' 10" BT atau di sekitar perairan Takong Hiu KM Bandar terjebak cuaca buruk. Badan kapal diterpa ombak sangat besar hingga haluan kapal pecah, lalu air laut langsung masuk ke dalam palka kemudian berlanjut keruang mesin. Tidak lama kemudian mesin mati total. Dalam waktu singkat, kapal sudah tidak bisa diselamatkan lagi sehingga KM Bandar tenggelam," Agus menjelaskan.
Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Kariumun yang dikomandani Letnan Kolonel (P) Sawa menerima berita musibah dan mengirimkan KRI Sikuda-863 bersama unsur terkait seperti Dinas Perhubungan Laut Kabupaten Karimun, Pelindo Tanjung Balai Karimun, dan tim Search and Rescue (SAR) dari Tanjung Pinang. Mereka mengevakuasi ABK KM Bandar yang tenggelam.
Tim SAR gabungan tersebut menemukan korban nahkoda beserta sepuluh orang anak buah kapal KM Bandar dalam keadaan selamat. Mereka langsung dievakuasi menggunakan Patkamla Manda menuju ke Markas Komando (Mako) Lanal Tanjung Balai Karimun.
Agus Cahyono menambahkan, para korban saat ini telah dibawa ke rumah dinas Bupati Karimun untuk penangan lebih lanjut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang