Tak Ada yang Berminat Jadi Operator Buslane

Kompas.com - 09/03/2012, 18:27 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, mengalami kesulitan untuk mencari operator buslane, sejenis busway di Jakarta. Karena hal ini, Pemkot Tangerang berupaya mengembalikan 10 bus yang merupakan hibah Kementerian Perhubungan.

"Sampai saat ini belum ada operator buslane yang bersedia untuk mengoperasikan dan faktor jarak tempuh dan jumlah armada yang tersedia," kata Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Tangerang Gatot Suprijanto, Jumat (9/3/2012) di Tangerang.

Dia mengatakan dua operator yang dianggap berpengalaman mengoperasi kendaraan jenis bus, yakni PT Primajasa dan Damri, tidak bersedia menjadi operator. Ironisnya, selama beberapa bulan Pemkot Tangerang membuka peluang tender operator buslane, belum ada perusahaan yang mendaftar. Tidak ada perusahaan yang bersedia melayani rute buslane yang menempuh jarak 14 km dari Terminal Poris Plawad ke Terminal Kalideres.

Akibat masalah ini, Dinas Perhubungan Kota Tangerang berencana memulangkan bus-bus yang sebelumnya dihibahkan oleh Kemenhub. Hibah itu diberikan pada
awal Februari 2011 dan selama ini terpaksa mangkrak terkena panas dan hujan tanpa ada perawatan di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Jalur khusus beserta halte dan rambu lalu lintas pendukung buslane pun tak jadi digunakan.

DPRD Kota Tangerang terus mendesak Dishub Kota Tangerang agar tetap melanjutkan proyek buslane tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Suparmi mengatakan, Dishub harus bertanggungjawab terhadap beroperasinya buslane tersebut karena proyek ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau