Pilkada dki jakarta

Demokrat Belum Pastikan Calon Gubernur

Kompas.com - 09/03/2012, 23:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini Partai Demokrat belum memastikan, siapa yang diusung untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dalam pilkada 2012 ini. Majelis Tinggi partai itu masih menggodok nama-nama calon yang dianggap tepat.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, di Jakarta, Jumat (9/3/2012). Sebagaimana diketahui, beberapa partai politik telah memastikan calon masing-masing untuk berkompetisi dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2012 ini. Namun hingga kini, Partai Demokrat masih belum memastikannya.

Menurut Anas Urbaningrum, saat ini Majelis Tinggi Partai Demokrat masih belum memutuskan secara resmi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diajukan partai. Pada saatnya nanti, partai itu akan memutuskan calon terbaik, sesuai dengan visi dan misi partai serta mampu menangani Jakarta.

DPP Partai Demokrat akan mematuhi keputusan Majelis Tinggi tersebut, dan mengumumkannya ke publik.

"Kami punya banyak stok, tetapi kami perlu memperhitungkan secara tepat, baik calon gubernur maupun pasangannya. Yakinlah nanti kami akan mencalonkan pasangan terbaik, tidak telat, dan akan menjadi pemenang," katanya.

Anas tidak mau berkomentar ketika ditanya, bahwa Gubernur DKI Jakarta saat ini, Fauzi Bowo, dikabarkan telah mengantongi restu dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. "Kalau nanti sudah diputuskan, akan kami umumkan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau