PT TRS Alirkan Uang Miliaran ke Rekening Dhana

Kompas.com - 10/03/2012, 07:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa sebuah perusahaan wajib pajak yang ditangani Dhana Widyatmika yaitu PT TRS.

Menurut Direktur Penyidikan Pidana Khusus Arnold Angkouw, dalam pemeriksaan tersebut terungkap bahwa PT TRS pernah memberikan uang ke Dhana lebih dari Rp 1 miliar. "Kalau wajib pajak TRS itu ada pemberian uang kepada DW miliaran rupiah," ujar Arnold di Jakarta, Jumat (9/3/2012).

PT TRS ini bergerak di bidang properti. Menurut Arnold, penyidik sudah mengantongi bukti adanya aliran dana itu. Namun, ia tak menyebutkan dalam bentuk apa. "Nanti dipanggil lagi minggu depan. Tapi dari bukti yang kita dapat itu ada aliran dana," terangnya.

Menurut Arnold, PT TRS ini tidak ada kaitannya dengan investasi seperti yang dilakukan Dhana di PT BPS. Pada PT BPS, Dhana terlibat investasi untuk membangun perumahan di Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, PT TRS hanya diketahui ada aliran dana. Kejaksaan, kata dia, masih harus membuktikan lebih lanjut tujuan pemberian uang miliaran rupiah ke Dhana tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Agung saat ini menelusuri aliran uang milik Dhana yang diperkirakan mencapai Rp 60 miliar. Asal usul uang milik mantan pegawai pajak golongan III/C itu belum diketahui.

Dhana sendiri mengklaim kekayaannya merupakan hasil bisnis showroom mobil, minimarket, dan warisan dari orangtuanya. Kini sebagian kekayaan Dhana telah disita kejaksaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau