Kondisi Sehat, John Kei Diperiksa Lagi Senin

Kompas.com - 10/03/2012, 19:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - John Kei, tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung dibawa ke Polda Metro Jaya, Jumat (9/3/2012) siang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, John akan mulai menjalani pemeriksaan pada Senin (12/3/2012) pekan depan terkait kasus pembunuhan yang diduga melibatkan dirinya. "Saat ini John Kei sudah ditahan, dalam kaitan kasus yang menimpanya. Pemeriksaan akan dilaksanakan hari Senin," ujar Rikwanto, Sabtu (10/3/2012).

Saat ini, John ditahan di sel Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Pengamanan di tahanan tersebut lebih ketat. Rikwanto mengatakan, tim medis RS Polri sudah memastikan bahwa kesehatan John Kei telah membaik dan sudah dapat menjalani rangkaian pemeriksaan di Polda.

"Kondisinya sudah sehat. Pemeriksaan lain masih dikembangkan. Kita belum tahu latar belakang pembunuhannya. Sejauh ini kita menanyakan kenapa ada pertemuan di hotel itu, siapa yang pesan kamar dan apa yang dilakukan di sana. Belum masuk materi latar belakang pembunuhannya," jelas Rikwanto.

Seperti yang diketahui, John diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Ayung. Ayung ditemukan tewas dengan luka tusukan di Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Januari 2012. Sesaat sebelum kematian Ayung, kehadiran John terlihat di kamera CCTV hotel tersebut. John membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau