Terry: Bukan Pemain yang Depak AVB

Kompas.com - 12/03/2012, 00:52 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Kapten Chelsea, John Terry, membantah bahwa dipecatnya Andre villas-Boas (AVB) karena desakan para pemain senior. Menurutnya, pemecatan itu dilakukan karena hasil-hasil buruk yang diraih Chelsea selama ditangani AVB.

AVB dipecat setelah Chelsea kalah 0-1 dari West Bromwich Albion. Sebelumnya, media Inggris berspekulasi, AVB tak memiliki dukungan dari para pemain senior.

Frank Lampard pernah mengatakan, hubungannya dengan AVB tidak ideal. Sedangkan Didier Drogba pernah melakukan briefing kepada pemain menjelang babak kedua. Semua itu diindikasikan sebagai bentuk penentangan para pemain senior terhadap AVB. Namun, Terry mengatakan, pemecatan adalah keputusan pemilik, Roman Abramovich. Dan, keputusan itu berdasarkan hasil buruk Chelsea, bukan desakan para pemain senior.

"Saya kira ini karena Chelsea. Kemudian, orang dengan mudah menilai bahwa para pemain senior punya pengaruh kuat (dalam pemecatan AVB). Saya bisa katakan bahwa kasusnya tak seperti itu," jelas Terry kepada Sky Sports.

"Semua pemain peduli kepada Chelsea, demikian juga dengan sang pemilik. Andre pelatih yang bagus. Sayangnya, kami tak meraih hasil memuaskan. Secara kolektif, pemain dan manajer, membuat kesalahan. Hanya saja, sialnya kesalahan itu terlalu dibebankan kepadanya (AVB)," terangnya.

Drogba menambahkan, dia juga tak punya masalah dengan AVB. "Hal ini terjadi dan tak masalah aa yang telah terjadi. Aku kira, kami harus memberi kredit kepada AVB. Dia kurang beruntung, karena tim tidak dalam bentuk permainan terbaik. AKu kira, kami para pemain bisa bermain lebih bagus untuk mengubah keadaan dan mencegah hasil buruk terjadi. Tapi, itulah hidup. Kami mendukungnya. Dia seorang teman dan selalu menjadi teman," kata Drogba.

Terry juga berharap AVB akan memiliki masa depan yang lebih baik sebagai pelatih. Apalagi, dia masih muda, 34 tahun.

"Kami semua berharap yang terbaik buatnya. Dia punya masa depan yang bagus dan masih muda. Ini menjadi pembelajaran buatnya, juga buat diriku," harap Terry.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau