BRI Syariah Kembali Layani Gadai Emas

Kompas.com - 12/03/2012, 12:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah mulai menjajakan lagi produk gadai beragun emas. Manajemen bank ini mengaku telah mendapatkan kembali izin, setelah perbaikan standard operating procedure (SOP) mendapat persetujuan Bank Indonesia (BI). Dua bank syariah lain yang juga terkena penghentian sementara (suspensi) bisnis gadai, yakni Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BNI Syariah, masih menanti proses izin.

Direktur Bisnis BRI Syariah, Ari Purwandono menuturkan, pihaknya mendapatkan izin BI beberapa hari setelah keluar peraturan qardh beragunan emas. "Kami sudah memenuhi persyaratan," ucapnya.

Persyaratan itu antara lain soal rasio loan to value (LTV) atau rasio utang terhadap barang, batas maksimal pembiayaan per nasabah, dan pengaturan portofolio sebesar 20 persen terhadap total pembiayaan. BI meminta tiga bank syariah yang disuspen ini untuk menurunkan outstanding pembiayaannya hingga batas tersebut. Informasi saja, nilai gadai emas BRI Syariah per 27 Desember 2011 mencapai Rp 1,5 triliun atau 16,66 persen dari total pembiayaan Rp 9 triliun

Direktur Bisnis BNI Syariah, Bambang Widjamako menyampaikan, pihaknya telah mengajukan revisi SOP agunan emas pada pekan ini. Dia berharap, BNI Syariah dapat kembali melayani pembiayaan emas tersebut pada pekan kedua bulan Maret 2011. "Kami sudah memperbarui infrastrukturnya," ucapnya. Pada Desember 2011, pembiayaan gadai emas bank ini mencapai Rp 580 miliar. (Nina Dwiantika/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau