KUPANG, KOMPAS.com- Jenazah Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol (Inf) Anak Agung Mega Duta (45), yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang Minggu kemarin pukul 11.45 Wita, akhirnya diterbangkan ke Denpasar.
Usai tabrakan korban dibawa ke RS Tentara, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian atau 60 meter dari rumah duka. Namun sekitar 30 menit dirawat, korban menghembuskan nafas terakhir.
Kecelakaan maut itu terjadi saat korban usai mencukur rambut di tempat pangkas rambut "Charisma". Saat hendak keluar ke rumahnya dan ingin menyeberang jalan yang berada di kompleks perumahan dan markas Kodim Kupang itu, korban ditabrak poengendara sepeda motor.
Sepeda motor bebek yang dikemudikan korban ditabrak pelaku juga dengan sepeda motor bebek Suzuki Shogun.
Pelaku melaju dari arah jalan turunan dengan kecepatan 80 km per jam, sementara korban baru saja keluar dari tempat pangkas rambut, hendak menuju ke rumah dinasnya sekitar 50 meter dari pangkas rambut Charisma.
Korban dan pelaku sama sama jatuh di aspal, korban sempat bangkit berdiri beberapa menit. Tetapi korban jatuh lagi, dan diantar ke RS Tentara sekitar 60 meter dari rumah korban. Setelah 30 menit di RS tentara korban pun menghembuskan nafas terakhir, dan jenazah korban disemayamkan di rumah duka.
Jenazah korban kemudian dibawa ke tempat asal di Tabanan Bali dengan pesawat. Jenazah diarak secara militer dari rumah duka pukul 10.00 wita ke Bandara El Tari Kupang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang