Pengguna Media Sosial di China Wajib Sertakan KTP

Kompas.com - 13/03/2012, 14:55 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah China mengharuskan pengguna jejaring sosial menggunakan identitas asli dalam akunnya.

"Himbauan" ini ditujukan kepada seluruh media sosial lokal dan paling lambat harus diterapkan pada 16 Maret ini.

Seperti yang dilansir Reuters, microblogging (weibo) terpopuler China, Sina Weibo, memperkirakan bahwa 60 persen penggunanya akan sudah memasukkan identitas asli mereka berupa kartu identitas penduduk yang berlaku, hingga batas waktu yang ditentukan pemerintah.

Jika tidak melakukan pendaftaran maka akun Sina Weibo yang telah terdaftar akan dihapus secara otomatis.

Sina Weibo, yang memiliki layanan yang serupa dengan Twitter, saat ini memiliki 250 juta pengguna.

Para pengguna sering menggunakan jejaring sosial itu untuk membicarakan topik yang dianggap pemerintah sensitif, seperti korupsi dan status Taiwan.

Pada bulan Desember lalu, pemerintah kota Beijing mengeluarkan aturan bagi microblogging di kota itu termasuk yang dikelola Sina Corp tersebut, agar dalam waktu tiga bulan penggunanya sudah mendaftarkan identitas asli mereka.

Pengguna juga harus menyertakan nomor telepon seluler mereka dalam akun Weibo dan hanya yang diverifikasi yang diperbolehkan mengirimkan pesan pendek. Sina mengatakan kebijakan itu merugikan platformnya.

"Kami memperkirakan bahwa dengan tenggat waktu itu, mayoritas pengguna kami, sekitar 60 persen dari mereka telah selesai mendaftarkan identitas mereka," kata Liu Qi, seorang juru bicara Sina dikutip Reuters.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau