Kasus pembunuhan

Berkas Tersangka Penusuk Raafi Sudah Dilimpakan ke Pengadilan

Kompas.com - 13/03/2012, 15:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah melimpakan berkas tersangka pelaku penusukan Raafi Aga Winasya Benjamin, atas nama Sher Mohammad Febry Awan alias Febry ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak kejaksaan mengenakan pasal berlapis untuk menjerat tindakan Febry.

"(berkas) Febry sudah dilimpakan ke PN. Kami tinggal tunggu penetapan tanggal sidangnya," kata Masyhudi, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Berkas tersebut tercatat masuk ke PN Jaksel sebagai perkara dengan Nomor 337/Pid. B/2012/PN.Jaksel yang masuk pada Senin, 12 Maret 2012. Raafi adalah siswa SMA Panggudi Luhur yang tewas akibat luka tusuk senjata tajam di daerah perut. Penusukan terjadi pascakeributan antara kelompok Raafi dan kelompok Febry di tempat hiburan Shy Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu, 5 November 2011.

Polrestro Jakarta Selatan sebelumnya telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus penganiayaan Raafi. Mereka adalah Sher Mohammad Febri Awan, Martoga, Helmi, Fajar, Robie Hatim, Connie, dan Abel. Dalam kasus ini berkas kasus Febry yang diduga sebagai pelaku utama pengeroyokan dan penusukan Raafi dipisahkan dari berkas pelaku lainnya. Sebagai tersangka pelaku utama, Febry tindakan dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, Pasal 170 Ayat (2) KUHP tentang tindak kekerasan secara bersama-sama, dan Pasal 351 Ayat (3) tentang penganiayaan hingga matinya seseorang.

Dalam berkas kepaniteraan PN Jaksel belum disebutkan tanggal dilangsungkannya sidang perdana kasus ini. Sementara itu, berkas enam tersangka lain Sedangkan berkas atas nama enam rekan Febry masih dilengkapi pihak Kejari Jaksel. Namun, berkas perkara tersebut dipastikan tidak lama lagi akan dilimpakan ke pengadilan.

"Tinggal menunggu P-21 tahap dua," kata Masyhudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau