Sosialisasi kenaikan bbm

Hatta-Nuh Kumpulkan Rektor Se-Indonesia

Kompas.com - 15/03/2012, 08:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menyampaikan alasan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak kepada seluruh rektor perguruan tinggi se-Indonesia, Kamis (15/3/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta. Hatta mengungkapkan alasan serta faktor yang mengharuskan pemerintah menaikkan harga BBM, serta kebijakan tentang Rancangan APBN Perubahan 2012.

Menyosialisasikan kepada para rektor, kata Hatta, dirasa perlu dilakukan mengingat tugas dan fungsi perguruan tinggi untuk turut memberikan pemahaman mengenai kebijakan menaikkan harga BBM. Selain itu, dari kegiatan ini diharapkan akan melahirkan solusi dari dampak yang timbul pasca-naiknya harga BBM.

"Kita melakukan kebijakan. Semua harus melakukan pengedalian dengan pembatasan," kata Hatta kepada para rektor.

Sementara itu, Mendikbud Mohammad Nuh mengungkapkan, para rektor memiliki tanggung jawab khusus dalam dinamika kebangsaan, termasuk di dalamnya dinamika ekonomi. Ia berharap perguruan tinggi dapat meredam dan menyelesaikan persoalan yang terjadi di Indonesia.

"Kita semua ini memiliki peran yang khusus dalam dinamika ekonomi, politik, dan kebangsaan. Kita semua memiliki peran karena dari perguruan tinggi kita dapat menyelesaikan masalah bangsa," ujarnya.

Seperti diketahui, per 1 April 2012 pemerintah akan menaikan harga BBM. Menyikapi kebijakan tersebut, mulai terjadi gejolak di masyarakat. Salah satunya adalah aksi penolakan yang dilakukan oleh para mahasiswa dari sejumalah perguruan tinggi. Belum ada penjelasan apakah kegiatan sosialisasi kepada para rektor ini diarahkan untuk meredam tingginya eskalasi penolakan terhadap kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh mahasiswa di seluruh Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau