Afganistan

Pangkalan Pendaratan Panetta Kebobolan Penyusup

Kompas.com - 15/03/2012, 09:45 WIB

KABUL, KOMPAS.com- Seorang warga Afganistan berhasil membobol penjagaan pangkalan udara militer NATO di Afganistan selatan, Rabu (14/3/2012), dan mengemudikan mobilnya ke tengah landasan, beberapa menit sebelum pesawat yang ditumpangi Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mendarat.

Insiden tersebut terjadi di Camp Bastion, pangkalan udara yang dikuasai pasukan Inggris di Provinsi Helmand, Afganistan selatan. Pihak Pentagon mengatakan, sekitar pukul 11.00 waktu setempat, seorang pria Afgan tak dikenal mencuri mobil pikap milik salah satu prajurit pasukan koalisi dan kemudian mengemudikan mobil itu dengan kecepatan tinggi menyeberang landasan.

Kolonel Gary Kolb, juru bicara pasukan AS di Afganistan, mengatakan, mobil itu kemudian masuk ke parit dan tiba-tiba terbakar. Pengemudi nekat itu turut terbakar dan hingga kini masih dirawat di rumah sakit. Kolb mengatakan, tidak ditemukan bahan peledak atau senjata lain di dalam mobil tersebut.

Juru bicara Pentagon di Washington DC, Kapten John Kirby, menepis dugaan pria Afgan itu berniat menyerang Panetta. "Tak ada bukti dia mengetahui siapa yang ada di dalam pesawat (yang akan mendarat) itu," tandas Kirby.

Panetta dan rombongannya kemudian mendarat dengan selamat tanpa insiden apa pun. Ia menjalankan rencana pertemuan dengan para pemimpin lokal dan bertemu dengan para prajurit NATO dan Afganistan di Camp Leatherneck yang terletak bersebalahan dengan Camp Bastion.

Sore harinya, Panetta terbang kembali menuju Kabul untuk bertemu Presiden Hamid Karzai.

Meski tak berkembang menjadi insiden yang lebih buruk, peristiwa itu memunculkan pertanyaan tentang sistem keamanan pangkalan militer NATO di Afganistan, di saat ketegangan memuncak setelah seorang prajurit AS membantai 16 warga sipil Afganistan di Kandahar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau