Tidak Ditanggapi KONI, PSSI Kecewa

Kompas.com - 15/03/2012, 14:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyesalkan sikap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) karena tidak memberikan tanggapan atas lima solusi yang ditawarkan PSSI dalam pertemuan dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di kantor KONI, Kamis (15/3/2012).

Dalam pertemuan tersebut, PSSI diwakili oleh Deputi Sekjen Bidang OrganisasiHadiyandra, Staf Ahli Sekjen Rudolf Yesayas, dan Abi Hasantoso selaku perwakilan LPIS. Adapun KPSI diwakili oleh Ketua KPSI Tony Apriliani dan La Nyalla.

Hadiyandra mengatakan pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan antara PSSI dan KONI pada Senin (12/3/2012). Dalam pertemuan hari ini, PSSI kembali menegaskan bahwa tidak ada konflik atau perpecahan di tubuh PSSI. "Yang kita akui adalah permasalahan yang muncul di kompetisi. KONI seharusnya tadi menerima tanggapan dari PSSI atas tawaran solusi penyelenggaraan kompetisi," jelas Hadiyandra.

Namun, menurut Hadiyandra, KONI tidak memberikan tanggapan atas tawaran solusi yang diajukan PSSI. Dalam pertemuan tadi, tidak ada keputusan apa-apa yang disepakati oleh pihak-pihak yang berunding. PSSI tetap pada pendiriannya bahwa masalah dalam sepak bola Indonesia hanyalah masalah dualisme kompetisi, bukan dualisme organisasi. Lima solusi yang mereka sampaikan pun terkait dengan perbaikan kompetisi.

"Seharusnya skema yang kita tawarkan tadi sudah disampaikan ke penyelenggara break away league (ISL), tapi tidak dipaparkan sama sekali. Mereka (KONI) tetap menawarkan solusi, tapi mestinya solusi yang ditawarkan itu dari apa yang kita paparkan. Solusi yang kita harapkan adalah penyelesaian dualisme, bukan konflik internal PSSI," kata Hadiyandra.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau