Bbm

Polisi Ungkap Penimbunan 3.000 Liter Solar

Kompas.com - 15/03/2012, 18:50 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com — Polisi mengungkap penimbunan sekitar 3.000 liter solar di sebuah pondok di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Solar tersebut digunakan untuk industri batubara.

Tersangka AAK (32) tertangkap tangan saat menjual dan menimbun solar tersebut. Polisi kini menyita barang bukti berupa 3.000 liter solar yang disimpan di dalam drum, jeriken, dan tandon.

"Kami masih terus mengembangkan penyidikan," ujar Kepala Polres Kota Samarinda Komisaris Besar Arief Prapto Santoso, Kamis (15/3/2012), di Samarinda.

AAK ditangkap polisi pada Rabu (14/3/2012) sekitar pukul 15.00 Wita di lokasi penyimpanan. Dari keterangan warga sekitar, pelaku biasa menggunakan solar tersebut untuk truk pengangkut batubara.

Barang bukti yang disita polisi juga masih berada di dalam tempat penyimpanan milik tersangka di Kelurahan Bantuas dan ditandai dengan garis polisi. Tempat penyimpanan itu berada di dalam areal pertambangan batubara.

Tersangka dijerat dengan Pasal 53 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Bumi dan Gas serta Pasal 480 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Sebelumnya, Polresta Samarinda juga mengungkap penimbunan 5.520 liter solar di Jalan Poros Bontang-Samarinda dengan tersangka H (33). Solar dibeli dari mobil tangki yang melintas di gudang tersangka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau