20 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

Kompas.com - 15/03/2012, 22:20 WIB

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Sedikitnya 20 rumah warga di Desa Lambe, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, porak-poranda diterjang angin puting beliung, Kamis (15/3/2012) petang. Warga yang khawatir rumahnya diterjang angin kencang seketika berhamburan keluarga rumah menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kejadiannya bermula ketika petang tadi turun hujan deras. Tidak lama kemudian angin kencang tiba-tiba berembus hingga membuat panik warga. Beruntung saat angin puting beliung datang, mayoritas warga sudah berada di luar rumah. Memang tak ada korban jiwa dalam peritiwa ini karena warga memilih berada di luar rumah saat angin kencang menerpa.

Farid, salah satu warga mengaku sempat panik dan mengungsikan keluarganya ke luar rumah saat angin kencang menerpa. Farid tak menduga angin kencang yang datang tiba-tiba itu menghancurkan rumahnya. "Kejadiannya berlangsung singkat, tapi beruntung mayoritas warga yang takut karena rumahnya diterjang angin kencang memilih keluar rumah menyelamatkan diri," tutur Farid.

Data sementara tercatat sedikitnya 20 rumah dilaporkan rusak diterjang angin. Sebanyak 10 rumah rusak parah sementara 10 lainnya rusak ringan. Sejumlah warga yang rumahnya rusak terpaksa untuk sementara mengungsi ke rumah sanak keluarga atau tetangga. Hingga kini pemerintah belum turun tangan memberi bantuan terhadap para korban. Sejumlah warga berharap pemerintah bisa memberi bantuan bahan bangunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau