Harga Minyak Naik Tipis

Kompas.com - 16/03/2012, 07:19 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com - Harga minyak mentah kembali naik dari posisi harga terendah dalam lebih dari satu minggu di New York. Ini dipicu oleh prediksi investor bahwa permintaan bahan bakar akan naik karena adanya pemulihan ekonomi di Amerika Serikat sebagai negara pengonsumsi minyak mentah terbesar di dunia.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran April naik 47 sen menjadi 105,58 dollar AS per barrel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, Jumat (16/3/2012) waktu Sydney. Harga minyak ini sempat berada pada level 105,44 dollar AS pada pukul 9:43 AM waktu Sydney. Pada penutupan perdagangan di New York, Kamis (15/3/2012) waktu setempat, minyak ditutup turun 32 sen menjadi 105,11 dollar AS.

Sementara itu, minyak Brent untuk penetapan April juga turun 1,42 dollar AS, atau 1,1 persen, menjadi 123,55 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London, Kamis kemarin. Sedangkan minyak mentah berjangka naik 0,5 persen setelah turun selama dua hari lalu.

Penyebab naiknya harga minyak yakni pengajuan klaim untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu ke posisi terendah empat tahun. Keterangan ini berasal dari Departemen Tenaga Kerja AS.

Bagusnya kondisi ekonomi AS juga ditunjukkan oleh ekspansi manufaktur di New York dengan laju tercepat sejak Juni 2010 pada Maret ini. Industri-industri di Philadelphia pun berhasil mencatat keuntungan dalam produksinya. Sementara itu, alasan di balik turunnya harga minyak sebelumnya karena adanya diskusi AS dengan Inggris mengenai pelepasan cadangan minyak strategis. Tetapi tidak ada keputusan yang dihasilkan.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, Kamis kemarin, mengatakan, sekalipun pelepasan minyak dari cadangan strategis harus dipertimbangkan, tidak ada kesepakatan dengan Presiden AS Barack Obama untuk menggunakan cadangan demi menurunkan harga minyak mentah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau